Rabu, 25 April 2012

UNTUKMU, GURUKU

Tinta pejuanganmu

Yang kau nyatakan dalam abdi

Cucuran, guyuran peluh

Tak peduli, walau kayuhan kakimu kian renta

Ya, renta dalam lelahnya pengorbanan

Mencetak mutiara-mutiara bangsa


Sepayah apapun dirimu

Terus dan terus akan menyirami kesejukan

Kesejukan ilmu yang berkubang dari dasar sanubari

Titik demi titik kau isi cakrawalaku

Mengejar mimpi!

Genggam dunia!


Kata maaf yang terlalu murahan kulontarkan

Terima kasih adalah kata yang tak tahu malu untuk kuucapkan


Aku mohon restumu

Aku mohon tularan semangat bajamu

Dan,

Berjuta harap kasih sayangNya untukmu selamanya

Bapak, Ibu...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar