UNTUKMU, GURUKU
Tinta pejuanganmu
Yang kau nyatakan dalam abdi
Cucuran, guyuran peluh
Tak peduli, walau kayuhan kakimu kian renta
Ya, renta dalam lelahnya pengorbanan
Mencetak mutiara-mutiara bangsa
Sepayah apapun dirimu
Terus dan terus akan menyirami kesejukan
Kesejukan ilmu yang berkubang dari dasar sanubari
Titik demi titik kau isi cakrawalaku
Mengejar mimpi!
Genggam dunia!
Kata maaf yang terlalu murahan kulontarkan
Terima kasih adalah kata yang tak tahu malu untuk kuucapkan
Aku mohon restumu
Aku mohon tularan semangat bajamu
Dan,
Berjuta harap kasih sayangNya untukmu selamanya
Bapak, Ibu...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar